7 Kebiasaan Sepele yang Bikin Laptop Kamu Cepat Rusak

7 Kebiasaan Sepele yang Bikin Laptop Kamu Cepat Rusak
Ringkasan Cepat
  • Selalu colok charger ke listrik dulu baru ke laptop.
  • Matikan laptop sepenuhnya atau gunakan mode sleep untuk sementara.
  • Hindari meletakkan laptop di permukaan empuk yang menghalangi ventilasi.
  • Jauhkan benda berat dan cairan dari laptop untuk mencegah kerusakan fisik.
  • Isi daya laptop saat 20-30% dan cabut saat penuh.
  • Angkat laptop dari bagian bawahnya, bukan layarnya.

Laptop adalah perangkat penting untuk aktivitas harian, mulai dari kerja, belajar, sampai hiburan. Sayangnya, banyak pengguna laptop yang tanpa sadar punya kebiasaan yang bisa mengurangi usia pakainya. Padahal, dengan perawatan sederhana dan penggunaan yang tepat, laptop bisa tetap awet dan bekerja optimal selama bertahun-tahun. Kenali kebiasaan buruk ini agar laptop kamu tetap awet dan tidak cepat rusak.

Kesalahan cara cas laptop bisa memicu kerusakan motherboard.
Foto: Tima Miroshnichenko / Pexels

1. Salah Cara Ngecas Laptop

Salah satu penyebab laptop cepat rusak datang dari kebiasaanmu dalam mengisi daya. Banyak orang menyambungkan charger ke laptop terlebih dahulu baru kemudian ke sumber listrik, dan ternyata cara ini tergolong salah karena bisa memicu lonjakan arus yang tidak stabil.

Arus listrik yang belum stabil berpotensi merusak komponen internal, terutama motherboard. Supaya lebih aman, biasakan untuk mencolokkan charger ke sumber listrik terlebih dahulu, baru kemudian ke laptop.

2. Jarang Mematikan Laptop atau Sering Cuma di-Sleep

Jika kamu tergesa berpindah tempat, luangkan waktu untuk mematikan (shutdown) laptop kamu. Jangan biasakan menutup layar dalam kondisi laptop masih menyala atau hanya mode sleep, terutama untuk jangka waktu lama.

Kebiasaan ini membuat sistem tetap berjalan di latar belakang meskipun layar sudah tertutup, yang bisa merusak komponen internal karena harus bekerja lebih lama dari yang seharusnya. Selain itu, mode sleep sebaiknya hanya dipakai ketika harus meninggalkan laptop sebentar saja.

3. Menggunakan Laptop di Permukaan Empuk atau Menutup Ventilasi

Sering menaruh laptop di permukaan empuk seperti di kasur atau di pangkuan bisa membuat laptop cepat rusak. Alas empuk tidak bisa menyerap panas, sehingga sirkulasi udara di bawah laptop terhambat dan membuat panasnya mengendap.

Jika laptop terlalu panas (overheat), komponen di dalamnya dapat mengalami kerusakan. Pastikan kamu menggunakan laptop di permukaan datar dan keras agar ventilasi udara tidak tertutup.

4. Meletakkan Benda Berat atau Cairan di Dekat Laptop

Hindari meletakkan benda berat di atas laptop, karena berisiko merusak layar yang ditandai dengan munculnya garis vertikal atau horizontal. Selain itu, meletakkan benda cair di dekat laptop juga sangat berbahaya.

Tumpahan cairan bisa merusak keyboard dan motherboard laptop secara permanen karena menyebabkan karat dan korosi. Selalu jauhkan minuman dan makanan dari laptop.

Meletakkan laptop di permukaan empuk seperti bantal bisa menghambat sirkulasi udara.
Foto: iam hogir / Pexels

5. Mengisi Daya Sampai Penuh Terus atau Sampai Habis Total

Membiarkan baterai hingga 0% atau mati total secara berulang bisa mempercepat penurunan kapasitas baterai. Sebaliknya, mengisi daya terlalu lama atau membiarkan laptop terus terhubung ke charger setelah mencapai 100% juga bisa membuat baterai mengalami overcharge.

Idealnya, mulailah mengisi daya saat baterai tersisa sekitar 20-30% dan lepaskan charger setelah baterai terisi penuh.

6. Mengangkat atau Membawa Laptop dengan Cara yang Salah

Mengangkat laptop dengan cara memegang layarnya bisa merusak kaca LCD dan piksel di dalamnya akibat terlalu banyak tekanan. Layar memiliki sekrup logam yang menyambungkannya dengan bagian badan, dan cara yang salah bisa membuat sekrup longgar.

Biasakan memegang laptop dari sisi bawah dengan hati-hati saat memindahkannya.

7. Jarang Membersihkan Laptop dari Debu dan Kotoran

Debu adalah musuh nomor satu laptopmu. Debu yang menumpuk di ventilasi dan komponen dalam laptop bisa mengganggu sirkulasi udara yang diperlukan untuk mendinginkan laptop. Akibatnya, laptop bisa overheat dan merusak komponen di dalamnya.

Gunakan kain mikrofiber untuk membersihkan layar dan permukaan laptop. Untuk keyboard dan ventilasi, kamu bisa menggunakan kuas kecil atau blower agar debu yang menumpuk bisa dibersihkan.

Rekomendasi AICoba Pilih Laptop yang Cocok — gratis, hasil instan sesuai kebutuhan kamu.

Pertanyaan Umum

Kenapa laptop cepat rusak padahal baru?
Laptop bisa cepat rusak meskipun baru karena kebiasaan penggunaan yang salah, seperti cara ngecas yang tidak tepat, jarang mematikan laptop, atau meletakkannya di permukaan yang menghalangi sirkulasi udara.
Apa yang bikin laptop cepat panas?
Laptop cepat panas atau overheat biasanya disebabkan oleh ventilasi yang tertutup, penumpukan debu di kipas pendingin, atau menjalankan banyak aplikasi berat secara bersamaan.
Berapa lama waktu ideal pakai laptop tanpa henti?
Untuk menjaga komponen laptop tetap dingin, disarankan untuk memberi waktu istirahat 20-30 menit setelah penggunaan selama 3-4 jam.
Apakah boleh cas laptop terus menerus?
Meskipun laptop modern sudah punya fitur proteksi, membiarkan laptop terus-terusan di-charge setelah penuh dapat mengurangi umur baterai. Sebaiknya cabut charger setelah baterai penuh.

Perangkat

Redaksi independen yang merangkum & mengurasi berita teknologi dari berbagai sumber terpercaya untuk pembaca Indonesia.

Komentar