Foto: Lino Jacob / Pexels
Memilih kamera yang tepat sebagai mahasiswa atau pelajar dengan anggaran terbatas memerlukan pertimbangan matang antara fitur, kualitas, dan harga. Rekomendasi ini difokuskan pada kamera yang menawarkan nilai terbaik untuk uang kamu, dengan kemampuan yang relevan untuk kebutuhan dokumentasi perkuliahan, pembuatan konten sederhana, hingga hobi fotografi dan videografi. Kami memprioritaskan model yang mudah digunakan, ringkas, dan memiliki kualitas gambar yang baik untuk harganya.
Ringkasan Cepat
- Paling worth it (mirrorless): Sony Alpha a6000 (autofokus cepat, ekosistem lensa luas dengan harga terjangkau).
- Terbaik untuk vlogging: Sony ZV-E10 (fitur vlogging lengkap, autofokus terbaik, ringkas).
- Paling tangguh (action cam): GoPro Hero 9 Black (stabilisasi video luar biasa, tahan banting, 5K).
- Paling murah (kamera pocket): SBOX S8 21MP Digital Pocket Camera (harga di bawah 1 juta, sangat ringkas).
| Produk | Harga | Cocok Untuk |
|---|---|---|
| Sony Alpha a6000 | Rp5.100.000 – Rp8.350.000 | Fotografi & videografi kasual, belajar mirrorless |
| Fujifilm X-T200 | Rp5.500.000 – Rp9.300.000 | Vlogging, konten estetis, desain klasik |
| Canon EOS R100 | Rp7.600.000 – Rp8.500.000 | Pemula ekosistem Canon RF, foto & video kasual |
| Nikon Z30 | Rp7.000.000 – Rp8.000.000 | Vlogging, kreator konten video pemula |
| Sony ZV-E10 | Rp11.149.000 – Rp12.149.000 | Vlogger serius, kreator konten YouTube/TikTok |
| Fujifilm X-M5 | Rp10.000.000 – Rp12.000.000 | Kualitas gambar & warna superior, fotografi jalanan |
| GoPro Hero 9 Black | Rp2.000.000 – Rp3.600.000 | Aktivitas outdoor, olahraga, momen dinamis |
| DJI Osmo Action 3 | Rp3.500.000 – Rp4.500.000 | Vlogging petualangan, olahraga, mobilitas tinggi |
| Insta360 GO 3 | Rp3.999.000 – Rp9.079.000 | Konten POV kreatif, time-lapse, super ringkas |
| AKASO Brave 7 LE | Rp2.329.000 – Rp3.298.000 | Action cam budget terbatas, dokumentasi perjalanan |
| SJCAM SJ10 Pro | Rp1.000.000 – Rp2.000.000 | Action cam 4K 60fps terbaik di harga terjangkau |
| Hohem iSteady M6 | Rp5.897.000 – Rp8.528.000 | Video smartphone profesional, stabilisasi cerdas |
| Zhiyun Smooth Q4 | Rp1.000.000 – Rp1.500.000 | Gimbal smartphone lipat, vlogging mobile |
| FeiyuTech Scorp Mini | Rp2.500.000 – Rp3.500.000 | Gimbal multi-perangkat (smartphone, mirrorless kecil) |
| Moza Mini P | Rp1.500.000 – Rp2.000.000 | Gimbal lipat portabel, fitur kreatif |
| Canon PowerShot G7 X Mark III | Rp8.000.000 – Rp9.500.000 | Vlogger profesional, kamera saku premium |
| Sony ZV-1 | Rp8.500.000 – Rp10.000.000 | Kamera saku vlogging terbaik, fitur otomatis mudah |
| Kodak PIXPRO FZ55 | Rp600.000 – Rp1.500.000 | Kamera pocket super murah, dokumentasi kasual |
| Yashica DigiMate Compact Digital Pocket Camera | Rp1.000.000 – Rp2.000.000 | Kamera pocket retro, video 4K, mudah digunakan |
| SBOX S8 21MP Digital Pocket Camera | Rp500.000 – Rp1.000.000 | Kamera pocket paling minimalis, budget super ketat |

1. Sony Alpha a6000

Sony Alpha a6000 adalah kamera mirrorless yang masih sangat relevan di tahun 2026, terutama untuk pelajar dan mahasiswa. Kamera ini dibekali sensor APS-C 24,3 MP yang menghasilkan gambar tajam dengan detail yang baik. Sistem autofokus hibrida 179 titiknya cepat dan akurat, cocok untuk menangkap momen spontan. Ukurannya yang ringkas membuatnya mudah dibawa ke mana saja.
- Spek Relevan: Sensor APS-C 24,3 MP, ISO 100-25600, 179 titik AF hibrida, Continuous Shooting 11 fps, Video Full HD 1080p.
- Harga Kisaran: Rp5.100.000 – Rp8.350.000 (body only atau kit lensa 16-50mm).
- Kelebihan: Autofokus sangat cepat, kualitas gambar bagus di kondisi cahaya cukup, desain ringkas, banyak pilihan lensa E-mount bekas terjangkau.
- Kekurangan: Layar tidak flip-out penuh (hanya tilt), tidak ada perekaman video 4K, performa low-light lumayan tapi bukan yang terbaik di kelasnya.
- Cocok untuk: Pelajar atau mahasiswa yang mencari kamera serbaguna untuk fotografi dan videografi kasual, serta ingin belajar lebih dalam tentang sistem mirrorless tanpa menguras dompet.
2. Fujifilm X-T200

Fujifilm X-T200 adalah pilihan menarik untuk mahasiswa yang mencari kamera mirrorless dengan gaya retro yang menawan dan kualitas gambar yang khas Fujifilm. Kamera ini dilengkapi sensor APS-C 24,2 MP dan mampu merekam video 4K 30fps. Layar sentuh vari-angle yang besar sangat memudahkan untuk vlogging dan pengambilan gambar dari sudut unik.
- Spek Relevan: Sensor APS-C 24,2 MP, Video 4K 30fps, Layar Vari-angle 3,5 inci, 425 titik AF, Film Simulation khas Fujifilm.
- Harga Kisaran: Rp5.500.000 – Rp9.300.000 (body only atau kit lensa 15-45mm).
- Kelebihan: Kualitas warna yang estetis langsung dari kamera (Film Simulation), layar vari-angle besar dan responsif, desain bodi yang ringan dan stylish, cocok untuk vlogging.
- Kekurangan: Autofokus kurang prima untuk subjek bergerak cepat dibanding kompetitor, baterai relatif boros, tidak ada in-body image stabilization (IBIS).
- Cocok untuk: Mahasiswa yang mengutamakan estetika warna, sering membuat konten video (vlog), dan menyukai desain kamera klasik.
3. Canon EOS R100

Sebagai salah satu kamera mirrorless termurah dari Canon di ekosistem RF, EOS R100 menawarkan sensor APS-C 24,1 MP dan kemampuan video 4K. Kamera ini dirancang untuk pemula dengan antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan. Autofokus Dual Pixel AF-nya terkenal cepat dan akurat, baik untuk foto maupun video.
- Spek Relevan: Sensor APS-C 24,1 MP, Video 4K, Dual Pixel AF, Prosesor DIGIC 8, Bluetooth & Wi-Fi.
- Harga Kisaran: Rp7.600.000 – Rp8.500.000 (kit lensa 18-45mm atau body only).
- Kelebihan: Autofokus cepat dan akurat, kualitas gambar Canon yang konsisten, harga terjangkau untuk ekosistem RF, ringkas untuk penggunaan harian.
- Kekurangan: Tanpa layar flip-out (hanya fixed), tidak ada in-body image stabilization, kurang cocok untuk vlogging serius, hanya satu slot kartu SD.
- Cocok untuk: Pelajar atau mahasiswa yang ingin masuk ke ekosistem Canon RF dengan budget terbatas, serta membutuhkan kamera yang handal untuk foto dan video kasual.
4. Nikon Z30

Nikon Z30 adalah kamera mirrorless yang sangat direkomendasikan untuk vlogger dan kreator konten pemula. Dengan sensor DX 20,9 MP dan video 4K tanpa crop, kamera ini menghasilkan rekaman berkualitas tinggi. Layar fully flip-out-nya adalah nilai jual utama untuk self-recording.
- Spek Relevan: Sensor DX 20,9 MP, Video 4K tanpa crop, Layar fully flip-out, AF mata/wajah, Mic stereo internal.
- Harga Kisaran: Rp7.000.000 – Rp8.000.000 (body only atau kit lensa 16-50mm).
- Kelebihan: Sangat optimal untuk vlogging, video 4K tanpa crop, kualitas warna khas Nikon, desain ringkas dan ringan.
- Kekurangan: Tidak ada jendela bidik elektronik (EVF), tanpa IBIS, pilihan lensa DX masih terbatas dibandingkan kompetitor lama.
- Cocok untuk: Mahasiswa yang fokus pada pembuatan konten video seperti vlog, tutorial, atau short-form video dengan kualitas profesional.
5. Sony ZV-E10

Sony ZV-E10 adalah kamera mirrorless khusus vlogging yang sangat populer. Kamera ini menggabungkan sensor APS-C 24,2 MP dengan fitur-fitur yang memudahkan pembuatan video, seperti tombol Product Showcase dan Background Defocus. Autofokusnya yang cepat dan akurat dengan pelacakan mata sangat membantu saat merekam diri sendiri.
- Spek Relevan: Sensor APS-C 24,2 MP, Video 4K 30fps, Layar Vari-angle, Autofokus Real-time Tracking & Eye AF, Mic directional internal.
- Harga Kisaran: Rp11.149.000 – Rp12.149.000 (kit lensa 16-50mm).
- Kelebihan: Fitur vlogging lengkap, kualitas audio bawaan bagus, autofokus terbaik di kelasnya, ringkas dan ringan.
- Kekurangan: Rolling shutter terlihat pada gerakan cepat, tidak ada jendela bidik, stabilisasi gambar elektronik kurang optimal tanpa lensa OSS.
- Cocok untuk: Mahasiswa atau pelajar yang serius ingin menjadi vlogger atau kreator konten video di YouTube/TikTok.
6. Fujifilm X-M5

Fujifilm X-M5 menawarkan kombinasi desain retro yang stylish dengan performa modern. Kamera mirrorless ini dilengkapi sensor APS-C 26 MP dan prosesor X-Processor 5, memungkinkan perekaman video hingga 6.2K 30p. Kualitas warna khas Fuji dengan Film Simulation menjadi daya tarik utamanya.
- Spek Relevan: Sensor APS-C 26 MP, Video 6.2K 30p, X-Processor 5, Film Simulation, Compact & Ringan.
- Harga Kisaran: Rp10.000.000 – Rp12.000.000 (estimasi harga kit lensa).
- Kelebihan: Kualitas gambar dan warna superior, performa video mumpuni, desain estetis, sangat ringkas.
- Kekurangan: Harga sedikit di atas rata-rata budget pelajar/mahasiswa, tanpa IBIS, autofokus masih bisa ditingkatkan.
- Cocok untuk: Pelajar/mahasiswa yang memprioritaskan kualitas gambar dan warna di atas segalanya, serta membutuhkan kamera yang ringkas untuk fotografi jalanan atau konten estetik.
7. GoPro Hero 9 Black

GoPro Hero 9 Black adalah action cam yang tangguh dan serbaguna, cocok untuk mahasiswa yang aktif dan suka petualangan. Mampu merekam video 5K dan mengambil foto 20 MP, kamera ini dilengkapi stabilisasi video HyperSmooth 3.0 yang luar biasa. Layar depan memudahkan untuk vlogging atau selfie.
- Spek Relevan: Video 5K 30fps, Foto 20 MP, HyperSmooth 3.0, Layar Depan, Tahan air hingga 10m.
- Harga Kisaran: Rp2.000.000 – Rp3.600.000 (tergantung kondisi, baru/bekas).
- Kelebihan: Stabilisasi video sangat baik, kualitas video 5K tajam, tahan banting dan tahan air, ekosistem aksesori luas.
- Kekurangan: Performa low-light terbatas, baterai cepat habis, harga aksesori orisinal cukup mahal.
- Cocok untuk: Mahasiswa yang suka aktivitas outdoor, olahraga ekstrem, atau ingin merekam momen dinamis dengan kualitas stabil.
8. DJI Osmo Action 3

DJI Osmo Action 3 adalah alternatif GoPro yang kuat, menawarkan kualitas video 4K 120fps dan desain yang tahan banting. Fitur unggulannya adalah sistem pemasangan magnetik yang inovatif, memungkinkan pergantian posisi kamera dengan cepat. Baterainya juga dirancang untuk cuaca dingin.
- Spek Relevan: Video 4K 120fps, Foto 12 MP, HorizonSteady, Tahan air hingga 16m, Pemasangan Magnetik.
- Harga Kisaran: Rp3.500.000 – Rp4.500.000.
- Kelebihan: Perekaman 4K 120fps yang halus, sistem pemasangan magnetik yang praktis, daya tahan baterai bagus, harga lebih kompetitif.
- Kekurangan: Kualitas foto kurang menonjol, pilihan aksesori pihak ketiga tidak sebanyak GoPro, kualitas audio internal standar.
- Cocok untuk: Mahasiswa yang mencari action cam handal untuk vlogging petualangan, olahraga, atau sekadar dokumentasi kegiatan kampus dengan mobilitas tinggi.
9. Insta360 GO 3

Insta360 GO 3 adalah kamera aksi mini yang sangat unik dan ringkas, ideal untuk POV (point-of-view) shooting. Dengan berat hanya 35 gram, kamera ini bisa dipasang di mana saja menggunakan aksesori magnetik. Mampu merekam video 2.7K dan memiliki Action Pod dengan layar flip-out yang berfungsi sebagai remote control.
- Spek Relevan: Video 2.7K, Foto 6,5 MP, FlowState Stabilization, Tahan air hingga 5m (kamera saja), Action Pod dengan layar.
- Harga Kisaran: Rp3.999.000 – Rp9.079.000 (tergantung varian storage).
- Kelebihan: Ukuran super kecil dan ringan, stabilisasi luar biasa, fleksibilitas pemasangan tak terbatas, Action Pod sangat membantu untuk kontrol dan monitoring.
- Kekurangan: Resolusi video maksimal 2.7K (bukan 4K), baterai kamera utama cepat habis (tapi bisa diisi ulang di Action Pod), kualitas low-light kurang.
- Cocok untuk: Pelajar/mahasiswa yang ingin membuat konten POV kreatif, time-lapse, atau merekam aktivitas sehari-hari tanpa perlu kamera besar.
10. AKASO Brave 7 LE

AKASO Brave 7 LE adalah pilihan action cam yang sangat terjangkau dengan fitur yang mumpuni. Kamera ini menawarkan perekaman video 4K 30fps dan foto 20 MP, lengkap dengan layar depan dan stabilisasi elektronik. Desainnya juga tahan percikan air tanpa casing tambahan.
- Spek Relevan: Video 4K 30fps, Foto 20 MP, Layar Depan & Belakang, Stabilisasi EIS, Tahan percikan air (IPX7).
- Harga Kisaran: Rp2.329.000 – Rp3.298.000.
- Kelebihan: Harga sangat kompetitif, fitur dual screen (depan-belakang), kualitas video 4K cukup baik untuk harganya, tahan percikan air.
- Kekurangan: Stabilisasi EIS tidak sehalus GoPro/DJI, kualitas audio standar, performa low-light kurang.
- Cocok untuk: Mahasiswa dengan budget sangat terbatas yang tetap ingin memiliki action cam fungsional untuk dokumentasi perjalanan atau kegiatan outdoor ringan.
11. SJCAM SJ10 Pro

SJCAM SJ10 Pro merupakan action cam dengan spesifikasi impresif di kelas harganya. Kamera ini mampu merekam video 4K 60fps berkat sensor Sony dan prosesor Ambarella, serta dilengkapi stabilisasi SuperSmooth. Layar sentuh 2,33 inci yang responsif juga menjadi nilai plus.
- Spek Relevan: Video 4K 60fps, Sensor Sony, Prosesor Ambarella, Stabilisasi SuperSmooth, Layar Sentuh 2,33 inci.
- Harga Kisaran: Rp1.000.000 – Rp2.000.000 (tergantung varian dan paket).
- Kelebihan: Perekaman 4K 60fps asli, stabilisasi yang baik, harga sangat terjangkau untuk speknya, tahan air hingga 10 meter tanpa casing.
- Kekurangan: Kualitas low-light masih perlu ditingkatkan, antarmuka kadang kurang responsif, branding kurang kuat dibanding merek besar.
- Cocok untuk: Pelajar/mahasiswa yang mencari action cam dengan performa video 4K 60fps terbaik di segmen harga terjangkau.
12. Hohem iSteady M6

Hohem iSteady M6 adalah gimbal stabilizer smartphone 3-axis yang sangat canggih dan serbaguna. Dilengkapi stabilisasi iSteady 7.0, gimbal ini mampu menghasilkan rekaman video yang sangat halus. Fitur unggulannya adalah AI Tracking Sensor magnetik yang memungkinkan pelacakan subjek otomatis tanpa aplikasi.
- Spek Relevan: Stabilisasi 3-axis, iSteady 7.0, AI Tracking Sensor magnetik (opsional), Lampu pengisi warna penuh, Payload hingga 400g.
- Harga Kisaran: Rp5.897.000 – Rp8.528.000 (termasuk AI Tracker dan lampu).
- Kelebihan: Stabilisasi luar biasa, AI Tracking yang revolusioner, lampu pengisi internal sangat membantu, desain ergonomis.
- Kekurangan: Harga cukup tinggi untuk sebuah gimbal smartphone, ukuran sedikit lebih besar dari gimbal lipat lainnya, AI tracker adalah aksesori terpisah.
- Cocok untuk: Mahasiswa kreator konten yang ingin meningkatkan kualitas video smartphone mereka secara drastis dengan stabilisasi profesional dan fitur pelacakan cerdas.
13. Zhiyun Smooth Q4

Zhiyun Smooth Q4 adalah gimbal smartphone yang ringkas dan mudah dibawa, cocok untuk vlogger atau pembuat konten mobile. Desain lipatnya memudahkan penyimpanan, dan dilengkapi tongkat ekstensi bawaan untuk sudut pengambilan gambar yang lebih luas. Aplikasi ZY Cami menawarkan berbagai fitur kreatif.
- Spek Relevan: Stabilisasi 3-axis, Desain lipat, Tongkat ekstensi bawaan, Aplikasi ZY Cami, Lampu pengisi magnetik (opsional).
- Harga Kisaran: Rp1.000.000 – Rp1.500.000.
- Kelebihan: Sangat portabel, tongkat ekstensi terintegrasi, mudah digunakan, harga terjangkau.
- Kekurangan: Fitur AI tracking tidak sekompleks Hohem M6, kualitas material terasa plastik, tidak tahan air.
- Cocok untuk: Pelajar/mahasiswa yang mencari gimbal smartphone entry-level yang ringkas dan fungsional untuk vlogging atau konten video sehari-hari.
14. FeiyuTech Scorp Mini

FeiyuTech Scorp Mini adalah gimbal serbaguna yang dapat digunakan untuk smartphone, kamera mirrorless kecil, dan action cam. Desainnya yang unik dengan pegangan ganda memungkinkan pengambilan gambar dari berbagai sudut dengan stabil. Fitur Magic Wheel memberikan kontrol presisi pada fokus atau zoom.
- Spek Relevan: Stabilisasi 3-axis, Kompatibilitas multi-perangkat, Desain pegangan ganda, Magic Wheel, Layar OLED.
- Harga Kisaran: Rp2.500.000 – Rp3.500.000.
- Kelebihan: Sangat fleksibel (bisa untuk berbagai jenis kamera), desain ergonomis, kontrol presisi, stabilisasi yang solid.
- Kekurangan: Sedikit lebih berat dan besar dari gimbal smartphone saja, pengaturan awal bisa sedikit rumit bagi pemula.
- Cocok untuk: Mahasiswa yang memiliki lebih dari satu jenis kamera (misal smartphone dan mirrorless kecil) dan membutuhkan satu gimbal yang bisa mengakomodasi semuanya.
15. Moza Mini P

Moza Mini P adalah gimbal lipat 3-axis yang dirancang untuk menjadi portabel dan fleksibel. Kompatibel dengan smartphone, action cam, dan kamera mirrorless ringan, gimbal ini sangat cocok untuk traveling. Mode Inception dan FPV memberikan efek sinematik yang menarik.
- Spek Relevan: Stabilisasi 3-axis, Desain lipat, Kompatibel multi-perangkat, Mode Inception & FPV, Payload hingga 900g.
- Harga Kisaran: Rp1.500.000 – Rp2.000.000.
- Kelebihan: Ukuran sangat ringkas saat dilipat, fleksibilitas tinggi untuk berbagai kamera, fitur kreatif yang menyenangkan, harga bersaing.
- Kekurangan: Motor kurang bertenaga untuk kamera mirrorless yang lebih berat, penyeimbangan awal butuh waktu, aplikasi pendamping kadang kurang stabil.
- Cocok untuk: Pelajar/mahasiswa yang membutuhkan gimbal serbaguna dan portabel untuk mendukung berbagai proyek video mereka.
16. Canon PowerShot G7 X Mark III

Canon PowerShot G7 X Mark III adalah kamera saku premium yang sangat populer di kalangan vlogger. Dengan sensor 1 inci 20,1 MP dan video 4K tanpa crop, kamera ini menghasilkan gambar berkualitas tinggi dalam bodi yang ringkas. Input mikrofon dan kemampuan live streaming langsung menjadikannya pilihan ideal untuk kreator konten.
- Spek Relevan: Sensor 1 inci 20,1 MP, Video 4K 30fps, Lensa f/1.8-2.8, Layar flip-up, Input Mic.
- Harga Kisaran: Rp8.000.000 – Rp9.500.000.
- Kelebihan: Kualitas video 4K bagus tanpa crop, lensa cepat dengan aperture lebar, input mikrofon eksternal, desain ringkas, ideal untuk vlogging.
- Kekurangan: Harga relatif tinggi untuk kamera saku, autofokus tidak secepat mirrorless, stabilisasi elektronik kurang optimal untuk gerakan cepat.
- Cocok untuk: Mahasiswa vlogger yang mencari kamera saku dengan kualitas premium, portabilitas tinggi, dan fitur lengkap untuk produksi konten.
17. Sony ZV-1

Sony ZV-1 adalah kamera saku khusus vlogging yang dirancang untuk kesederhanaan dan kualitas. Dilengkapi sensor 1 inci 20,1 MP dan lensa cepat, kamera ini menawarkan fitur seperti Product Showcase Setting dan Background Defocus yang memudahkan pemula. Autofokus Real-time Tracking-nya sangat handal.
- Spek Relevan: Sensor 1 inci 20,1 MP, Video 4K 30fps, Lensa f/1.8-2.8, Layar vari-angle, Mic directional bawaan.
- Harga Kisaran: Rp8.500.000 – Rp10.000.000.
- Kelebihan: Sangat mudah digunakan untuk vlogging, autofokus cepat dan akurat, kualitas audio internal bagus, ringkas dan ringan.
- Kekurangan: Tidak ada jendela bidik, baterai kurang tahan lama, rolling shutter bisa terlihat pada gerakan cepat.
- Cocok untuk: Pelajar/mahasiswa yang ingin kamera saku terbaik untuk vlogging dengan fitur otomatis yang memudahkan.
18. Kodak PIXPRO FZ55

Kodak PIXPRO FZ55 adalah kamera pocket digital yang sangat terjangkau dan mudah digunakan. Kamera ini menawarkan resolusi 16 MP dan kemampuan merekam video Full HD 1080p dengan zoom optik 5x. Desainnya yang minimalis membuatnya ideal untuk dokumentasi sehari-hari.
- Spek Relevan: Sensor 16 MP, Video Full HD 1080p, Zoom optik 5x, Layar 2,7 inci.
- Harga Kisaran: Rp600.000 – Rp1.500.000.
- Kelebihan: Harga sangat murah, sangat ringkas dan ringan, mudah dioperasikan, cocok untuk penggunaan kasual.
- Kekurangan: Kualitas gambar dan video standar (tidak bisa dibandingkan dengan mirrorless), performa low-light sangat terbatas, fitur minim.
- Cocok untuk: Pelajar/mahasiswa dengan budget sangat terbatas yang hanya membutuhkan kamera saku sederhana untuk mengabadikan momen kasual tanpa ekspektasi kualitas tinggi.
19. Yashica DigiMate Compact Digital Pocket Camera

Yashica DigiMate adalah kamera pocket digital yang menggabungkan desain retro dengan fitur modern. Kamera ini mampu merekam video 4K 30fps dan menghasilkan foto hingga 64MP (interpolasi), menawarkan detail yang baik untuk kelasnya. Sangat mudah digunakan dan memiliki gaya yang unik.
- Spek Relevan: Resolusi foto hingga 64MP (interpolasi), Video 4K 30fps, Desain retro, Mudah digunakan.
- Harga Kisaran: Rp1.000.000 – Rp2.000.000.
- Kelebihan: Desain stylish dan retro, kualitas video 4K, harga terjangkau, sangat mudah dioperasikan.
- Kekurangan: Kualitas gambar 64MP adalah interpolasi, performa di kondisi cahaya rendah mungkin kurang optimal, fitur terbatas.
- Cocok untuk: Mahasiswa yang mencari kamera pocket dengan sentuhan gaya retro, mudah digunakan, dan mampu merekam video 4K untuk konten kasual atau estetika.
20. SBOX S8 21MP Digital Pocket Camera

SBOX S8 adalah kamera pocket digital yang menawarkan harga super terjangkau dengan resolusi 21 MP. Kamera ini sangat ringkas dan sederhana, ideal untuk pengguna yang mencari opsi paling ekonomis untuk dokumentasi harian. Fokus utama kamera ini adalah kepraktisan dan harga yang ramah di kantong.
- Spek Relevan: Resolusi 21 MP, Desain ringkas, Mudah digunakan.
- Harga Kisaran: Rp500.000 – Rp1.000.000.
- Kelebihan: Harga sangat murah, bodi sangat kecil dan ringan, pengoperasian super simpel.
- Kekurangan: Kualitas gambar dan video sangat dasar, performa low-light buruk, fitur sangat minim, tidak cocok untuk kebutuhan serius.
- Cocok untuk: Pelajar dengan budget paling minimalis yang hanya membutuhkan alat untuk mengabadikan foto dan video sederhana tanpa memikirkan detail atau fitur canggih.
Memilih kamera di bawah 10 juta rupiah di tahun 2026 sebagai mahasiswa atau pelajar berarti kamu harus jeli dalam menimbang prioritas. Jika fokusmu adalah kualitas gambar dan fleksibilitas lensa untuk fotografi serius, kamera mirrorless seperti Sony Alpha a6000 atau Fujifilm X-T200 adalah pilihan tepat. Untuk kamu yang aktif dan suka merekam aksi, action cam seperti GoPro Hero 9 Black atau DJI Osmo Action 3 menawarkan ketahanan dan stabilisasi unggul. Sementara itu, kamera pocket seperti Canon PowerShot G7 X Mark III atau Sony ZV-1 ideal untuk vlogging ringkas dengan kualitas baik, dan opsi super terjangkau seperti Kodak PIXPRO FZ55 atau SBOX S8 bisa jadi permulaan yang pas untuk dokumentasi kasual. Selalu pertimbangkan kebutuhan utama, gaya penggunaan, dan ekosistem aksesori yang mungkin kamu perlukan di masa mendatang.